PUPR Kota Palembang Tinjau Lokasi Sekolah SMA Pembina

-Terkait Kerap Banjir-

Politik119 Dilihat

Palembang, Ogan Ilir TV,- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang melalui Koordinator Team Sosialisasi bidang SDA, Irigasi, dan Banjir Dinas PUPR Kota Palembang Elly Anto didampingi l Babinsa TNI, Polisi Pamong Praja, Lurah, Rukun Tetangga, melaksanakan peninjauan langsung ke lokasi Yayasan Sekolah SMA Pembina yang berada di jalan Bambang Utoyo Kecamatan Ilir Timur II Palembang.

Dimana setelah sebelumnya telah dilakukan rapat mediasi antara RT dengan pihak yayasan Pembina Palembang yang di pimpin langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Alam (SDA), Irigasi, dan Banjir PUPR Kota Palembang Ir R A Marlina Sylvia, Jumat (17/3/2023).

Ketua Yayasan Sekolah Pembina Palembang Ahmad Zulinto, meminta agar jangan hanya memperbaiki di sisi hulu tetapi di bagian hilirnya tidak diperbaiki, sehinggfa menyebabkan debit air akan cepat naik dan mengakibatkan banjir.

“Dimana saya katakan tadi tolong PUPR Kota Palembang coba cek betul, apa betul air yang keluar dari hulu itu tidak bisa teratasi oleh parit yang ada melewati oleh Yayasan Pembina ini,” ujarnya.

Dilanjutkannya, kesadaran masyarakat itu juga harus dikedepankan, dan dipentingkan dalam hal ini. Dan pihaknya menghimbau masyarakat juga harus tertib dengan kebersihan,  menjaga jangan sampai sampah-sampah bisa masuk dalam parit.

“Sudah saya sampaikan dengan PUPR kota Palembang. Silahkan mau diperiksa, mau di buat kotak tempat untuk pemeriksaan kesana, ataupun mau dikeruk,” katanya.

Menurut Kabid SDA, Irigasi, dan Banjir PUPR melalui Koordinator Team Sosialisasi bidang SDA, Irigasi, dan Banjir Dinas PUPR Kota Palembang Elly Anto, mengatakan, PUPR menindaklanjuti rapat yang diadakan  tentang permasalahan Yayasan Pembina yang menutup saluran air.

“Selain saluran, kita juga meninjau drainase yang ditutup sepanjang 100 meter di Yayasan Sekolah Pembina Palembang mulai dari WC, kantin, bengkel sampai ke podium,” bebernya.

Ditambahkannya, tindak lanjutnya sudah koordinasi dengan pihak Yayasan Pembina Palembang untuk dilakukan normalisasi dan pembongkaran,

“Dan juga untuk yang dibelakang Yayasan Pembina kita harus sosialisasikan lagi ke warga-warganya, karena walaupun begitu dampak dari Yayasan Pembina akan dirasakan oleh masyarakat sekitar,” jelasnya.(ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *